Mang, Papah and/or Aki OHLE...

Thursday, June 30, 2011

Menyadur dari http://era90.blogspot.com/ dengan judul PROFIL KARTUNIS MANG OHLE - KORAN PIKIRAN RAKYAT , yang ditulis oleh | July 11, 2010...(many thanks yaaa... )

Bagi rakyat Jawa Barat yang terbiasa dengan kartun Mang Ohle dalam surat kabar Pikiran Rakyat yentunya ingin mengenal siapa kartunisnya. Dalam artikel ini saya menulis Profil Kartunis Mang Ohle - Koran Pikiran Rakyat adalah untuk mengenang keberadaan kartun ini yang turut mewarnai dunia kartun Jawa Barat.

Sekitar tahun 1950, sosok Didin D. Basoeni adalah anak yang senang menggambar. Saat itu dia masih duduk di bangku SMP. Seusai sekolah, biasanya ia lalangiran di teras rumah dan menggambarkan apa yang terbesit di pikirannya. Ditemani angin yang menyapa rambutnya, sesekali ia memegangi dagunya sambil melamun apa yang akan dilukisnya.
Kebiasaan itu terus dilakukannya hingga memasuki usia SMA. Saat itulah, sekitar tahun 1960 Didin mendengar kabar bahwa HU Pikiran Rakyat mengadakan lomba menggambar sketsa menyambut HUT RI. Tentu saja Didin merasa terpanggil. Berbekal darah seni yang ia asah semenjak kecil, ia mengikuti lomba itu.

Setelah mendaftar, kemudian ia pulang dan beberapa saat Didin melamun. Akhirnya, Didin memutuskan untuk melukiskan situasi masyarakat sedang membuat gapura (pintu gerbang) dengan berbagai hiasan. Ia kirimkan gambar itu. Ternyata, gambar itu dimuat di Lembaran Minggu dalam rubrik remaja “Kuntum Mekar”.

Ia melonjak kegirangan, kesenangannya menggambar akhirnya bisa dinikmati orang banyak. Didin pun semakin tekun menggambar.

Suatu hari, Didin membuat sketsa situasi pesisir atau pantai. Ia menggambar dengan semangat hingga sketsa itu rampung dengan cepat. Kemudian, dengan penuh harapan ia kirimkan sketsa itu ke “PR”. Tapi, sketsa pantainya tak kunjung dimuat. Didin tak putus asa, Ia ulangi sketsa pantai itu, ia kirimkan lagi. Ironisnya, sketsa itu pun tak kunjung dimuat. Didin pun mengulanginya hingga sketsa pantai ke-60. Sketsa ke-60 itulah yang akhirnya berhasil dimuat di “PR”.

Didin terus berkreasi, gambar yang ia buat di “PR” Lembaran Minggu itu tidak hanya gambar sketsa. Didin mencoba gambar cerpen dan gambar ilustrasi cerita bersambung yang muncul setiap hari di halaman terakhir “PR”.

Dari honor menggambar itulah, biaya SMA Didin dapat terpenuhi. Setelah lulus SMA, Didin duduk di bangku kuliah di ITB. Itupun dari honor menggambar. Hingga pada tahun 1969 ia keluar dari ITB karena kesulitan membayar biaya kuliah.

Beban ekonomi tak menyurutkan semangat Didin menggambar. Di balik keterpurukannya, Didin memperluas media tempat menyalurkan gambarnya. Ia mencoba di berbagai surat kabar dan majalah nasional. Berkat ketekunan dan kerja keras, gambarnya terpampang di beberapa media diantaranya, “Merdeka”, “Duta Masyarakat”, “Pemuda”, “Gelora Indonesia”, “Varia”, “Selecta”, “Karya”, “Berdikari”, “Kujang”, “Mandala”, “Gondewa”, “Galura”, “Mangle”, “Langensari”, “Campaka”, “Kancil” (majalah anak-anak), “Sunda”, “Harapan” (Koran Kodam VI Siliwangi) dll.
Perkenalan Didin dengan surat kabar dan majalah itulah yang membawanya ke dunia Jurnalistik. Didin menjadi wartawan ”PR” semenjak tahun 1973.

Selama menjadi wartawan, Didin tak meninggalkan hobi menggambarnya. Kemampuan menggambar itu pula yang menjadi awal perkenalannya dengan mang ohle, maskot “PR”.
Begini kisahnya, gambar karikatur “Mang Ohle” sudah muncul di “PR” sejak tahun 1955. Ada beberapa kartunis “Mang Ohle”, yaitu Teddy M. D. (1957-1964), Soewardi Nataatmadja (1964-1982), T. Sutanto (1982-1984).
Pada tahun 1984 ada kebijakan dari salah seorang pimpinan “PR” untuk mengganti kartunis “Mang Ohle”. Caranya, dengan membuka kesempatan kepada sejumlah tukang gambar. Namun, hasil seleksi itu tidak ada yang diterima. Akhirnya karena terdesak waktu terbit, Didin yang saat itu bekerja sebagai wartawan diminta untuk menggambar “Mang Ohle”. Teks gambar “Mang Ohle” dibuat oleh Bram M.D., Redaktur Pelaksana “PR” sedangkan gambarnya oleh Didin.
Melihat bakat Didin, gambar karikatur “Mang Ohle” sejak saat itu dipercayakan kepada Didin. Tidak hanya gambar, penulisan teks pun dikerjakan Didin.
24 tahun Didin menggambar Mang Ohle sampai menembus babak Reformasi. Artikulasi Didin yang mendominasi citra Mang Ohle kini. Didin mengubah dari yang naturalis menjadi garis. Ia menggambar Mang ohle berkarakter lugu tetapi cerdas, seperti tokoh fiktif Sunda yang sangat merakyat, yakni Kabayan. Sedangkan sifat karikaturnya kritis, menyindir, tetapi tidak membuat orang marah.
Didin berprinsip, “Herang caina beunang laukna” , yang berarti “jernih airnya dapat ikannya”. Maksudnya, membuat kritik yang menghindari konflik.
Dengan sentuhan itu, Mang Ohle karya Didin ini termuat dalam seri prangko Indonesian Cartoon Characters. Karya Didin dimuat bersama tokoh-tokoh kartun lainnya, yaitu Panji Koming (Harian Kompas), Pak Tuntung (Harian Analisa Medan), Pak Bei dan I Brewok dari Bali, pada tanggal 13 Maret tahun 2000.
Perjalanan hidup Didin berhasil mempertemukan antara hobi, pekerjaan, dan prestasi. Piramida itulah yang membuat Didin berkesimpulan, “Pada dasarnya media massa adalah seni.”

| July 11, 2010


»̶·̵̭̌·̵̭̌✽̤̥̈̊‎✽̤̥̈̊·̵̭̌·̵̭̌«̶
Dedicated for Aba Bela Negara n smua kluarga di Bale Endah special (pake telor) buat papah mertua “Papah Ohle”

Dari Baso Ja'i menuju Pancake Nanny's Pavillon

Buat yang suka baso pasti udah gak aneh sama yang namanya baso Mang Ja’i. Itu loh yang di pinggir rel kereta api  Kosambi. Makannya biasanya di mobil aja tapi mu tempatnya juga boleh. Cuman biar santay aja bisa berjam2 (asal gak malu) mending di mobil aja.
Peach Waffle
Ditunjang dengan cuaca dingin karena ujan gede banget, makanya bikin tambah smangat aja menu yang dimakan kali ini. Aq ber-4 ama temen2 diruangan. 

Sampe di Baso Ja’I Alhamdulillah kosong jadi pesanan cepet datengnya. Biasanya sih yang top basonya aja pake tahu. Basonya gede2 (4 biji) sama tahu kering sebiji. Kuahnya enakkk…asinnnnn (buat yang suka asin) dan slalu sedikit kuah (cirri khasnya Ja’i) dan yang paling menarik hati dan gak bisa kelain hati adalah karena ada tongcaynya, itu loh yang kuning2 dengan rasa asin terbuat dari wortel.

 

Biasanya semangkok ga cukup …jadi biasanya nambah semangkok lagi tanpa kuah (Cuma kecap n sambel aja…hmmmm…enyakkkk), tapi kali ini ragu2 mu tambah lagi, soalnya ternyata di otak qta udah ada tujuan berikutnya…heheheh…

Menu nyemil qta...
Akhirnya…tujuan berikutnya adalah menu penutup pancake. Dan pilihannya jatuh ke Nanny’s Pavillon yang di jalan Riau. 
Langsung deh meluncur ke jalan Riau dan Alhamdulillah kosong lagi (jadi ga susah cari tempat duduk). Emang Alloh meridhai qta buat makan banyak. Hehehhehe…

Pesen lagi deh menu penutup pancake n waffle . Pokoknya yang berbau chiz, coklat n buah2an lain. Wahhhh…kenyangggg dengan minuman jus mangga+buah2an nya. 

Gak terasa ngobrol sampe sejam disitu…males pulang karena kenyang. Liat orang2 makan spaghetti jadi pengen lagi. Tapi boooo…masa nyam nyam lagi…mengerikannnnnn…
 Lain kali ksana lagi ahhhh…nyamperin spaghetti yang kmaren sempet ngeliatin mulu...


Minuman Per-Hijauan

Sunday, June 26, 2011

Bukan karena suka warna ijo...tapi emang kalo menu minuman lebih suka yang berbau2 ijo, seperti green tea or jus2 sayuran. Sehat kan??? Insyaalloh...:)

Kalo makan  di cafe or resto minumnua selalu mencari yang ijo2. Ada beberapa yang pernah dijabanin nih di beberapa cafen resto...(yang inget aja yaaa n ada pic nya...)

1. Di J-Co jelas ada menu Green Tea Breeze...enyakkkkk...jempol dehhh
Green Tea Breeze J-Co


2. Kalo kongkow di Lisung Dago ama ibu2 gila...slalu Green...(apa ya??? hahah lupa...) tapi menunya sayuran gitu deh yang campur2...:)
Yang ijo itu punya akyuuu...:)


3. Tempat noodles fave aba salah satunya Yami-yami di Jl. Sunda. Minumnya Green jugaaa...entah green apa...lupa lagiiiii...
Campuran sayur n buah
4. Waktu makan nunggu mu jenguk aba prajab (buat ptama x nya) makan2 dulu ama mimi, wa Agung n Kakang Kekey di Atmosfer. Nemu juga minuman ijo fave aq...namanya gak tau ahhhh...:)
Yang ijo itu punya akyuuuu...;p
5. Nahhh, kalo di Pizza Hut ada juga si ijo2 ini...namanya juga gak tau...ntar deh kalo ke Pizza lagi diinget2...:)
Sepertinya aneh...tapi ijo sihhh...tergoda!!!
6. Waktu ke The Peak IP (kalo gak salah skarang dah gak ada), ehhhh nemu juga minuman ijo...namanya tentu sajah akyu tak tau...(ga diinget2...sayang banget...)
Yang ijo tentunya adalah jus sayuran capur buah fave aq

7. Nahhhh...ini enaknya hampir sama ama Green Tea Breeze -nya J-Co...nemu di Red Bean Ciwok. Lupa namanya (kebiasaan nih gak pnah nginget2 menunya)...tapi endang boooo...



Cocok kan ama lilinnya? heheheh
8. Nahhh...ini juga enakkk...bukan minuman sihhh...es krim...nemu di BM alias Black Market (Jl. Riau) namanya es krim Green Tea (hahahah...kalo ginian doang sih apal, gak susah ngapalin namanya). Rasanya legitttt banged green tea nyaaa...yummmyyyyyy....


Es krim Green Tea BM
Masih banyak sihhhh...dan pastinya akan aq cari terus menu minuman yang ijo2 ini...
Tunggu yaaaa...:)

Hollywood Hills

Hollywood Hills
By Sunrise Avenue


Now this is not the time or the place for a broken-hearted
Cause this is the end of the rainbow where no one can be too sad
No i don't want to leave but i must keep moving ahead
Cause my life belongs to the other side
Behind the great oceans' waves

Bye bye hollywood hills,
I'm gonna miss you whereever i go
I'm gonna come back to walk these streets again
Bye bye hollywood hills forever

Thank you for the morning walks on the sweet sunset
And for the hype night moments
For the fantasy in my bed
I take a part of you with me now and you won't get it back
And a part of me will stay here
You can keep it forever, dear
Oooohh
Bye bye hollywood hills,
I'm gonna miss you whereever i go
I'm gonna come back to walk these streets again
Remember that we had fun together

Bye bye rodeo girls
I'm gonna love you whereever i go
I'm gonna come back so we can play together
Bye bye hollywood hills forever

Long distance love doesn't work
All the miles between very naughty
No i don't wanna go, i don't wanna go
Bye bye hollywood hills,
I'm gonna miss you whereever i go
I'm gonna come back to walk these streets again
Bye bye
Bye bye hollywood hills,
I'm gonna miss you whereever i go
I'm gonna come back to walk these streets again
Remember that we had fun together
Bye bye rodeo girls
I'm gonna love you whereever i go
I'm gonna come back so we can play together
Bye bye hollywood hills forever

Hollywood hills forever, yeah
Hollywood hills forever




»̶·̵̭̌·̵̭̤̥̤̥̌̈̊̈̊·̵̭̌·̵̭̌«̶
Suka bangeud lagu ini…slalu nemenin di setiap aq PP rumah-kantor-rumah…
bikin smangatttt…

Go Green

Lagi tren banget yang namanya GO GREEN. Tapi aq sudah Go Green sejak SMP.

Saat ini aq ga bakalan ngebahas yang namanya GO GREEN yang lagi tren, tapi aq mau cerita bahwa warna kesukaan aq adalah GREEN alias HIJAU alias HEJO.

Udah lupa sih kapan tepatnya suka warna hijau. Tapi kalo gak salah sih jaman SMP. Soalnya kalo SD kayaknya belom mikir sejauh itu...heehe.

Hijau itu warna yang adem, segar, ceria, tenang, kuat (itu smua kata aq loh...) dan katanya warna surga. Ada beberapa nih filosofi tentang Hijau, diantaranya:

1. Hijau: Kesejukan, keberuntungan, dan kesehatan.
    (http://nasional.kompas.com/read/2008/10/09/15551015/psikologi.dan.arti.warna)

2. Hijau: Melambangkan adanya suatu ketabahan akan sebuah penderitaan. Memiliki pribadi yang     keras dan dominan berkuasa. Tetapi warna Hijau juga bisa meningkatkan rasa bahagia. Setiap orang Penggemar warna hijau biasanya sering menjadi pilihan untuk mendapatkan nasehat atau sekedar curhat.
(http://achiles-punyablog.blogspot.com/2009/05/filosofi-arti-warna.html)

3. Hijau: tipe yang sangat romantik, menyukai keindahan, menyenangi alam dengan udara yang sejuk. Kamu adalah seseorang yang selalu memegang prinsip. Dalam hal bercinta kamu mengidam-idamkan calon teman hidup yang penuh toleransi dan dapat dipercaya.
(http://www.indospiritual.com/index.php?p=58)

4. Hijau: Selalu dikaitkan dengan warna alam yang menyegarkan, membangkitkan energi dan juga mampu memberi efek menenangkan, menyejukkan, menyeimbangkan emosi. Warna ini elegan, menyembuhkan, meinmbulkan perasaan empatiterhadap orang lain. Nuansa hijau dapat meredam stres, memberi rasa aman dan perlindungan. Namun hijau juga bisa menimbulkan perasaan terperangkap.
(http://pinginpintar.com/arti-warna-hijau/)

5. Hijau: Hijau adalah simbol pertumbuhan, kesuburan dan harmoni. Warna hijau itu menyegarkan dan meneduhkan. Hijau cocok untuk kamar mandi, ruang terapi dan conservatory. Hijau seharusnya tidak dipakai di ruang keluarga, ruang bermain atau ruang belajar.
Pro : optimisme, kebebasan dan keseimbangan
Kontra : permusuhan, curang
Elemen: kayu
(http://id.istanto.net/2009/10/05/arti-warna-warni-dalam-feng-shui/)

6. Hijau: Warna hijau sebagai simbol alam. Warna hijau adalah simbol dari keseimbangan kehidupan, pertumbuhan yang sehat dan kesuburan. Dalam gambar atau lukisan warna ini sering digunakan untuk menggambarkan alam. Efek dari warna alami ini adalah sejuk, teduh, santai, segar, menenangkan dan memberikan suasana harmonis .

Warna hijau dari sisi kepercayaan dan budaya. Dalam sejarah Cina warna hijau di lambangkan sebagai warna perempuan. Sedangkan dalam kepercayaan muslim warna hijau adalah warna yang suci. Warna hijau sering menjadi simbol dari keberuntungan, uang dan kemakmuran . Selain itu ada juga yang mengatakan bahwa warna hijau itu melambangkan doa dan harapan atau juga satu sikap ketabahan akan sebuah penderitaaan .

Penggunaan warna hijau untuk ruangan. Warna hijau cocok unruk kamar mandi, ruang terapi dan conservatory. Tidak cocok untuk ruang keluarga, ruang tidur, ruang bermain dan ruang belajar.

Warna Hijau sebagai warna desain web. Hijau terasa lebih ringan pada mata, dan jauh lebih aktif dari kuning, oranye, atau merah. Meskipun banyak situs web yang menggunakan desain hijau untuk membawa sense of nature pada pengunjung, hijau adalah warna yang sangat fleksibel. Ketika hijau terang dipadu dengan latar belakang hitam, itu benar-benar kontras, dan memberikan desain yang terasa techy.

Warna hijau dan kepribadian pencinta warna hijau. Jika warna kesukaan seseorang itu hijau, maka orang itu adalah tipe orang yang sangat romantis dan menyukai keindahan, menyenangi alam dan udara yang sejuk. Penyuka warna hijau adalah orang yang cinta kebebasan dan penuh optimisme. Memiliki pribadi yang keras dan seseorang yang memegang prinsip. Katanya juga, pencinta warna hijau ini biasanya jadi pilihan yang tepat untuk mendapatkan nasehat atau sekedar curhat. Mudah bergaul dengan orang baru dan beradaptasi dengan lingkungan baru. Bukan prinbadi yang pemalu, namun terkadang ucapannya bisa melukai hati orang lain.

Warna hijau dan percintaan. Dalam hal bercinta pencinta hijau mengidam-idamkan calon teman hidup yang penuh toleransi dan dapat dipercaya. Unsur negatifnya adalah seseorang yang mudah cemburu. Mereka orang yang suka sekali diperhatikan dan disayang kekasihnya. Banyak individu yang terlahir dengan aura warna hijau ini memilih tetap single dan menunggu seseorang yang tepat dalam kehidupannya.
( http://simplyhapinessme.multiply.com/journal/item/49)

Wawwww...banyak juga ya yang suka warna hijau. Tapi kali dipikir2, emang agak mirip ama pribadi aq sebenarnya. Baik buruk nya terkandung didalamnya. Bukan aq percaya terhadap yang engga2, tapi lebih secara psikologis aja ternyata kepribadian aq terkandung dalam sebuah makna HIJAU.

Nah, apa bener kalo qta suka sama satu warna trus musti slalu identik dengan warna itu? wah, kalo diinget2 sih gak banyak juga punya baju warna ijo. Kalo pernak pernik sih iya. Kadang tiba2 liat sesuatu karna ijo nya...:) Jadi gak smua juga aq paksain buat berijo-ijo ria. tapi intinya aq udah GO GREEN...hehehe...

Adakah diantara kalian yang suka ijo lagiiii???

Alhamdulillah Tabee udah hafal Al-Fatihah

Alhamdulillah...akhinyaaaa...dengan semangat juang Nyenye...(ko bukan gue ya??? wkwkkw)...akhirnya Tabee udah hafal Al-Fatihah...

Tabee lebih ngerti kalo dibilang "Bismillah dulu Bee"...baru deh mulai baca Al-Fatihah. Biasanya dilanjut dengan doa mau bobo.

Senangnya liat Tabee tambah sini tambah pinter aja. Putri Bunda, Geulis Aba, Cucu Nyenye, Cucu Oma, Buyut Uyut. Itulah sapa'an Tabee di rumah.

Smoga jadi bekal buat memulai sekolahnya bulan depan dan juga jadi bekal menjalani hidup sepanjang masa.

Doa Bunda n Aba buat Tabeeku sayang...:)

Green Tea Breeze J-Co

Dulu pernah suka yang namanya kopi. Tapi setelah merasakan efek luar biasa akibat ngopi akhirnya secar otomatis yang namanya kopi susah banged berlama2 diem di lambung.

Jadilah kalo kongkow harus memilih menu yang non kopi. Ternyata diawali di J-Co ini lah mendapatkan satu menu minnuman fave yang bisa dinikmati dan ga pernah keluar lagi dari lambung. Dialaah "Green Tea Breeze"...

Kalo udah nongkrong di J-Co pasti menu nya ini2 lagi...ini2 lagi...gak ada bosennya...:) ditambhan lagi donut yang ga pake rasa2...(apa yaaaa??? namanya lupa...:p)

Pokoknya mendu andalan J-Co deh...udah paling top buat aq...:)

ala bumbaaa... Copyright © 2009 Designed by Ipietoon Blogger Template for Bie Blogger Template Vector by DaPino