Kambing Bakar Cairo

Friday, May 6, 2011


“makan tidak ketagihan, kami yang bayar anda”


"Anda tidak ketagihan, jangan bayar. KAMI YANG BAYAR ANDA...!!!" Ini slogan restoran yang berada di Jl. Geger Kalong Hilir no. 25 Bandung dan Jl. Pelajar Pejuang 45 Bandung yang  memang dijamin semua pasti bayar buat makan daging kambing yang satu ini. Yang tidak suka kambing sebaiknya mencoba ksini dulu deh…kebanyakan orang yang sudah mencoba akhirnya ketagihan juga.
Kalau anda kapok melahap daging kambing yang berakibat naiknya kadar kolesterol ataupun tekanan darah, tidak demikian saat mencoba olahan kambing muda di Kambing Bakar Cairo. Dengan menyeleksi kambing yang akan dipotong, daging kambing jadi rendah kolesterolnya. Selebihnya, racikan rempah-rempah yang digunakan terbukti membuat bau daging kambing jadi tak menusuk hidung, dan membuat anda  ketagihan melahapnya.
Daging kambing memang bisa menaikkan kadar kolesterol dan tekanan darah. Tapi tunggu dulu, itu sebenarnya hanya jika kambing yang diolah bukan kambing muda. Dengan menyeleksi langsung usia kambing maksimal tiga bulan, anda akan mendapat hasil olahan daging kambing yang rendah kolesterol, sekaligus kurang bau (kambing).
Jika cara memotong dan menyayat daging sudah tentu punya trik khusus, kambing pun harus sehat saat dipotong untuk mendapatkan rasa yang baik. Sebaliknya, Jika kambing sedang mengidap penyakit atau tidak dalam kondisi fit saja, bau bakaran mungkin tercium lezat, tetapi rasanya akan lebih hambar. Sehingga, mendapatkan penjual yang memperhatikan masalah ini akan susah ditemukan, karena rata-rata pedagang membeli daging dari pasar dalam kondisi sudah terpotong. Terlebih untuk mencari penjual daging olahan yang punya resep khusus, sehingga daging kambing bukan saja tanpa bau menusuk hidung, tidak alot, sekaligus nikmat disantap. Sesuai nama restonya, Kambing Bakar Cairo menyajikan menu andalan kambing bakar muda. Tak cuma menyebut "muda", pemiliknya, Novel, memastikan sendiri kambing dipotong sesuai usianya. Ia bahkan mengumpulkan sendiri kambing sebelum dipotong dan kalau perlu mengobati kambing jika hewan tersebut mengidap penyakit. Pastinya, ketatnya quality control inilah yang membuat pengunjung dari kalangan perkantoran selalu memadati resto kala makan siang tiba.
Memakai nama restonya, menu olahan daging kambing yang jadi unggulan ini biasanya disajikan dengan roti Maryam atau Cane, atau bisa juga dengan nasi putih yang masih hangat. Setelah dibakar, daging disajikan di atas hotplate yang langsung dibolak-balik untuk mematangkannya, sekaligus agar tidak gosong.
Sedang untuk pilihan menu, anda bisa mencoba daging kambing seberat 250, 350, hingga 500 gram, dengan harga Rp 35.000 hingga Rp 50.000. Menu menarik lainnya adalah Nasi Goreng Kambing Cairo, Kopi Jahe, Jus Buah Manis Madu, Susu kambing Rempah Kurma, dan aneka minuman. Bahkan, tersedia pula Tongseng yang resepnya memadukan rasa Timur Tengah dan Jawa Timur.
Menurut klaim Novel, Kambing Bakar Cairo sudah terbukti kelebihannya dalam hal rendah kadar kolesterol, aman untuk pengidap penyakit darah tinggi, sekaligus punya rasa yang bakal membuat ketagihan. Cerita punya cerita, resep resto yang ini adalah resep turunan dari usaha kambing bakar milik neneknya di Cairo yang sampai sekarang masih berdiri. Kabarnya, cikal-bakal inilah yang mendapat gelar resto kambing bakar terlezat kedua di seluruh Cairo.

Julia Child (1912 - 2004)

0 Comments:

Post a Comment

ala bumbaaa... Copyright © 2009 Designed by Ipietoon Blogger Template for Bie Blogger Template Vector by DaPino